Happy Birthday My Sweetheart

Tak terasa hari ini kau telah menginjak tahun kelima. Rasanya baru kemarin kami mendengar tangisanmu yang pertama. Ketika engkau membuka mata pertama kalinya dan melihat dunia. Saat itu kau tampak begitu rapuh ketika pertama kali kusentuh. Namun bagi kami kau adalah anugerah terindah menanti selama sembilan bulan.

Nasywa Baru Lahir

Nasywa Baru Lahir 2

Tahun demi tahun telah berlalu. Dulu kau adalah bayi kecil kami yang mungil. Namun kini kau telah tumbuh, dan sudah menjadi seorang gadis kecil yang lucu. Tak terasa waktu telah membawa kita demikian cepatnya. Masih lekat dalam ingatan ketika kami harus terbangun tengah malam untuk mengganti popokmu atau membuatkanmu susu. Kini, tinggimu sudah separuhku. Bahkan sebelum tidur kau senantiasa mendoakan kami semua, aku, ibumu, dan adikmu yang masih dalam perut ibu. Continue reading

Annual Report 2012

Akhirnya saya memiliki Annual Report sendiri. Meskipun agak sedikit memalukan karena sepanjang tahun 2012 saya terlalu pasif, namun sepertinya WordPress tetap menghargai dengan membuatkan sebuah annual report untuk blog saya yang sederhana ini. 😳

Bagi yang penasaran, silahkan lihat langsung saja di TKP.

Mudah-mudahan dengan adanya Annual Report ini akan memacu saya untuk lebih sering lagi meng-update rumah saya. Dan semoga semakin banyak informasi yang bisa saya sharing di sini. :mrgreen:

Buat yang penasaran, berikut saya buatkan screen shotnya:

Annual Report

Annual Report

Kaleidoskop Sederhana 2012

Kaleidoskop sederhana. Setidaknya itulah yang sedang saya buat kali ini. Mungkin tidak terlalu lengkap, namun mudah-mudahan dapat menjadi sebuah catatan kecil, paling tidak untuk saya sendiri. Saat membuat kaleidoskop ini saya juga bingung karena sepanjang tahun 2012 saya terlalu pasif, terkena hiatus akut sehingga saya jarang sekali meng-update rumah saya yang sederhana ini. Semoga saja di antara sedikitnya tulisan saya, masih dapat saya rangkum untuk menjadi sebuah catatan akhir tahun yang cukup mewakili atas segala yang terjadi sepanjang tahun 2012.

Catatan

Mungkin apa yang coba saya rangkumkan di sini tidak terlalu berurutan dan cenderung acak. Saya tuliskan yang pertama kali terlintas di benak saya. Because life is random, demikian kata teman saya. Di sini saya tidak hanya membuat catatan mengenai kehidupan saya saja, melainkan atas hal-hal apa saja yang terjadi di sekitar saya. Baiklah, tanpa menunggu lama-lama, marilah kita mulai dengan lingkaran yang lebih kecil dulu yaitu saya dan keluarga.

Awal tahun 2012, dalam hal pekerjaan saya masih dikejar target untuk menyelesaikan beberapa agenda yang masih tertunda di tahun 2011. Di sisi lain saya mulai diberi banyak kesempatan untuk mengikuti seminar-seminar di luar, sehingga dapat menambah pengetahuan dan tidak lupa banyak souvenir serta ada beberapa doorprize yang saya dapatkan. Salah satunya adalah laptop Fujitsu yang sedang saya gunakan untuk menulis artikel ini. Banyak pengalaman-pengalaman yang tidak terlupakan, saat mengejar target pekerjaan. Di antaranya, kami harus menginap beberapa hari di data center bersama rekanan sambil menyempatkan diri untuk pesta durian.

Sedangkan di lingkungan keluarga, putri kami mulai diikutkan les mewarnai untuk mengasah bakat melukis yang sepertinya diturunkan dari sang ibu, alias mantan pacar saya. 😳 Sebuah anugerah yang indah tak terkira juga kami terima, karena akhirnya putri kami akan memiliki adik. Kami juga memiliki peliharaan baru yaitu guinea pig atau orang awam biasa menyebutnya marmut. Bahkan marmut kami sudah melahirkan sampai tiga kali. Namun sayang, tanggal 15 Desember 2012 kemarin sang induk mati karena sakit. Kini keluarga guinea pig kecil kami tinggal 3 ekor dengan kelamin jantan, yaitu Bapak, dan kedua anaknya.

Sekitar sebulan sebelum puasa, saya sempat menjadi driver pantura, Jakarta – Solo pulang pergi 😀 . Beberapa hari setelah itu, dilanjutkan menjadi driver untuk rute Jakarta – Metro, Lampung. Benar-benar pengalaman yang menyenangkan sekaligus menegangkan, mengingat itu adalah pengalaman pertama saya membawa mobil jarak jauh. Di Metro, kami menyempatkan untuk berjalan-jalan ke Way Kambas, salah satu tempat reservasi gajah yang cukup terkenal. Menuju ke sana, kami harus menempuh jarak sekitar 60 km dari rumah saya. Dan untuk sampai ke dalam area inti dari hutan lindung tersebut harus melalui jalan yang tidak terlalu bagus. Saya tidak tahu, apakah ini sengaja agar kendaraan tidak bisa berjalan kencang atau memang pembangunan untuk daerah ini luput dari perhatian pemerintah. Padahal setahu saya, Way Kambas merupakan salah satu tempat reservasi gajah yang lumayan besar untuk ukuran Asia Tenggara.

Foto Keluarga di Way Kambas

Foto Keluarga di Way Kambas

Continue reading

Kilas Balik Hari Pahlawan

Sang Saka Merah Putih

Sang Saka Merah Putih

Hari ini 67 tahun yang lalu, telah terjadi suatu peristiwa besar. Peristiwa heroik yang melibatkan seluruh elemen bangsa dalam rangka menegakkan dan mempertahankan harga diri bangsa. Demi tegaknya Sang Saka Merah Putih di bumi pertiwi ini.

Setelah Proklamasi Kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945, bukan berarti kita sudah merdeka sepenuhnya. Para pedjoeang-pedjoeang kita masih harus terus berjuang untuk mempertahankan kemerdekaan itu. Masih banyak cobaan, halangan, dan rintangan yang harus dihadapi. Memang Jepang sudah menyerah, namun Belanda sebagai negara yang pernah menjajah kita selama hampir 3,5 abad ternyata tidak tinggal diam. Mereka masih berusaha untuk bercokol kembali di tanah air.

Setelah kekalahan pihak Jepang, rakyat dan pedjoeang Indonesia berupaya melucuti senjata para tentara Jepang. Maka timbullah pertempuran-pertempuran yang memakan korban di banyak daerah. Ketika gerakan untuk melucuti pasukan Jepang sedang berkobar, tanggal 15 September 1945, tentara Inggris mendarat di Jakarta, kemudian mendarat di Surabaya pada tanggal 25 Oktober 1945. Tentara Inggris datang ke Indonesia tergabung dalam AFNEI (Allied Forces Netherlands East Indies) atas keputusan dan atas nama Blok Sekutu, dengan tugas untuk melucuti tentara Jepang, membebaskan para tawanan perang yang ditahan Jepang, serta memulangkan tentara Jepang ke negerinya. Namun selain itu tentara Inggris yang datang juga membawa misi mengembalikan Indonesia kepada administrasi pemerintahan Belanda sebagai negeri jajahan Hindia Belanda. NICA (Netherlands Indies Civil Administration) ikut membonceng bersama rombongan tentara Inggris untuk tujuan tersebut. Hal ini memicu gejolak rakyat Indonesia dan memunculkan pergerakan perlawanan rakyat Indonesia di mana-mana melawan tentara AFNEI dan pemerintahan NICA.

Pada tanggal 31 Agustus 1945, pemerintah Indonesia mengeluarkan maklumat yang menetapkan bahwa mulai 1 September 1945 bendera nasional Sang Saka Merah Putih dikibarkan terus di seluruh wilayah Indonesia, gerakan pengibaran bendera tersebut makin meluas ke segenap pelosok kota Surabaya. Klimaks gerakan pengibaran bendera di Surabaya terjadi pada insiden perobekan bendera Belanda di Yamato Hoteru / Hotel Yamato (bernama Oranje Hotel atau Hotel Oranye pada zaman kolonial, sekarang bernama Hotel Majapahit) di Jl. Tunjungan no. 65 Surabaya. Para pemuda dengan gagah berani memanjat ke atap hotel dan merobek bagian biru dari bendera Belanda tersebut. Dan beberapa saat kemudian, berkibarlah Sang Saka Merah Putih di atas hotel tersebut.

Insiden Hotel Yamato

Insiden Hotel Yamato

Sejak saat itu semakin seringlah terjadi baku tembak antara pihak pedjoeang dengan pihak AFNEI dan NICA. Sampai terjadinya salah satu insiden yaitu terbunuhnya Brigadir Jenderal Mallaby salah seorang petinggi AFNEI. Akibat insiden ini pihak sekutu mengeluarkan ultimatum bahwa sampai tanggal 10 November 1945 pukul 06.00 pagi semua pimpinan dan orang Indonesia yang bersenjata harus melapor dan meletakkan senjatanya di tempat yang ditentukan dan menyerahkan diri dengan mengangkat tangan di atas.

Continue reading

Gara-gara Varicella

Cacar Air

Sabtu minggu lalu, tiba-tiba badan saya demam, badan saya meriang dan kepala saya mendadak pusing. Hampir seharian saya meringkuk di kamar tak beranjak sedikitpun dari tempat tidur. Padahal biasanya apabila sakit, saya pakai tidur barang sejam atau dua jam juga sudah sembuh. Ternyata kali ini berbeda, sudah hampir seharian saya tidur namun tidak berkurang juga. Akhirnya saya putuskan untuk pergi ke klinik terdekat dengan rumah. Meski agak sempoyongan, saya paksakan juga untuk mengendarai motor ke klinik tersebut.

Setelah diperiksa, dokter tersebut mengatakan kalau saya terkena cacar air atau Varicella Simplex. Terus terang saya tidak terlalu terkejut atas keterangan dokter tersebut, karena sekitar dua minggu yang lalu, putri kami juga terkena penyakit yang sama. Berdasarkan informasi yang saya peroleh, orang-orang yang senantiasa berada di dekat penderita dapat dengan mudah ketularan apalagi jika dalam seumur hidupnya belum pernah terkena penyakit tersebut. Dan sialnya saya dari kecil belum pernah terkena cacar air atau varicella simplex ini. Konon, orang yang sudah pernah terkena, secara otomatis tubuh akan membentuk zat antibodi terhadap virus ini, sehingga kemungkinan untuk terkena kembali sangat kecil. Namun hal ini masih menjadi perdebatan, ada juga pendapat yang menyatakan bahwa seseorang dapat saja terkena cacar lebih dari satu kali dalam seumur hidupnya. Menurut pendapat saya, keduanya ada benarnya tapi yang terpenting adalah bagaimana kondisi tubuh saat itu. Jika memang kondisi tubuh kita saat masa inkubasi dalam kondisi fit, maka meskipun kita belum pernah terkena cacar, virus tersebut akan sulit untuk masuk ke dalam tubuh kita. Demikian pula seandainya kita sudah pernah terkena namun saat masa inkubasi stamina kita sedang drop, maka antibodi yang sudah dimiliki tubuh pun menjadi tak berarti. 😉

Varicella simplex ini disebabkan oleh virus Varicella-zoster dan penularannya secara aerogen. Masa inkubasi dari penyakit ini sekitar 2 sampai 3 minggu. Pada permulaannya, penderita akan merasa sedikit demam, pilek, cepat merasa lelah, lesu, dan lemah. Gejala-gejala ini khas untuk infeksi virus. Pada kasus yang lebih berat, bisa didapatkan nyeri sendi, sakit kepala dan pusing. Beberapa hari kemudian timbullah kemerahan pada kulit yang berukuran kecil yang pertama kali ditemukan di sekitar dada dan perut atau punggung lalu diikuti timbul di anggota gerak dan wajah.

Continue reading

HP Converged Cloud Summit 2012

Beberapa waktu yang lalu tepatnya pada tanggal 26 September 2012, HP sebagai salah satu perusahaan IT terbesar, mengadakan kegiatan HP Converged Cloud Summit di Ritz Carlton Hotel, Kuningan Jakarta. Maksud dan tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk menyongsong era cloud computing yang saat ini sedang menjadi salah satu opsi favorit dalam pengembangan data center. Selain itu, peserta yang hadir juga diharapkan supaya dapat mengetahui solusi konvergensi infrastruktur HP dan pengetahuan yang mendalam tentang konvergensi infrastruktur cloud HP dalam memenuhi permintaan user akan data, aplikasi dan konten digital serta bagaimana caranya agar dapat menciptakan nilai bisnis dengan konvergensi sistem cloud dan teknologi cloud terbaru.

HP Cloud

HP Cloud

Dalam kegiatan ini juga melibatkan beberapa rekanan dari HP seperti Brocade, VMware, dan Intel. Kegiatan seminar ini diselenggarakan dengan metode presentasi dan diskusi panel yang sangat interaktif. Bahkan dalam salah satu sesi presentasi, menggunakan animasi mirip seperti hologram. Widih, keren banget deh!!! 😆

Kegiatan ini didukung oleh beberapa narasumber yang sekaligus memberikan presentasi, diantaranya:

  1. Michael Barnes, Vice President & Research Director – Forrester Asia Pacific.
  2. Anoop Kumar Ravindranath, Converged Cloud – HP Asia Pacific & Japan.
  3. Yadi Karyadi, Business Development Manager – Intel Indonesia.
  4. Matthew Yeo, Solution Architect – HP.
  5. Trigantoro Bramaningtyas, Enterprise Architect – HP Indonesia.
  6. Oki Purwana, System Consultant – Vmware Indonesia dan Antonni, Thin Client Product Manager – HP Indonesia.

Pada sesi pertama, Michael Barnes, Vice President & Research Director – Forrester Asia Pacific memberikan presentasi mengenai The Need for Convergence. Menurut Michael Barnes, cloud computing bukanlah sebuah teknologi terapan, melainkan sebuah bussiness process (proses bisnis). Sebagai sebuah proses bisnis, maka cloud computing tidak akan pernah ada akhirnya dan akan terus berinovasi. Kadang terdapat perbedaan persepsi antara seorang CIO (Chief Information Officer) dari sisi solusi teknologi dengan pihak manajemen.

Michael Barnes menjelaskan bahwa harus digunakan sebuah pemahaman yang dapat menjembatani antara kepentingan manajemen yang ingin mengedepankan efektivitas dan efisiensi dengan teknologi yang ingin diterapkan oleh seorang CIO. Pada dasarnya semua pihak tentunya ingin memberikan yang terbaik kepada insitusi tempat mereka bekerja. Hanya saja dalam prosesnya kadang  terdapat perbedaan persepsi tentang apa yang akan dilakukan. Sebagai seorang CIO harus dapat meyakinkan manajemen bahwa dengan menerapkan cloud computing akan memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap proses bisnis. Sebagai penyedia layanan, tentunya kita harus memberikan yang terbaik bagi user, seperti misalnya mobilitas yang tinggi, teknologi yang fleksibel, availability, dan skalabilitas yang tinggi.

Tidak dapat dipungkiri bahwa ketika berbicara mengenai cloud computing terutama jika ingin membuat private cloud, dibutuhkan sebuah investasi yang tidak sedikit yang dapat membuat pihak manajemen keberatan dengan opsi ini. Namun sebagai seorang CIO, kita harus dapat memberikan pandangan kepada pihak manajemen bahwa investasi yang kita keluarkan ini akan mengarah kepada peningkatan layanan kepada user. Selain itu, jika dihitung dalam jangka panjang maka dengan penerapan cloud computing akan memangkas Operational Expendable yang sangat signifikan.

Untuk melakukan migrasi dari sistem konvensional ke cloud computing, ada beberapa tahapan yang harus dilalui, antara lain: Continue reading

Launching Windows Server 2012

September ceria, seperti itulah kira-kira lagu yang tepat untuk menggambarkan perasaan saya saat ini. Karena apa? Nanti akan kita temukan jawabannya di bawah. Tanggal 19 September 2012 kemarin Microsoft Indonesia telah mengadakan Launching Windows Server 2012 di Balai Kartini, Jakarta. Event ini diikuti pula oleh beberapa sponsor antara lain, Fujitsu, NetApp, Cisco, VEEAM, dan beberapa Authorized Training Partner seperti Master System, Kairos, Inversion, Inixindo dan masih banyak lagi. Saya sendiri termasuk tamu tak diundang, karena yang mendapat undangan adalah 3 orang teman saya, yaitu Dimas, Puspa, dan Ayi. Untungnya saya masih bisa melakukan pendaftaran langsung di bagian registrasi yang dilayani oleh mbak-mbak yang sangat cantik.

Acara launching ini berlangsung cukup meriah dan banyak sekali door prize serta suvenir yang dibagikan. Masing-masing booth sponsor pun menawarkan beberapa suvenir cantik. Acara diawali dengan Weloming Remarks oleh Andreas Diantoro, Presiden Director of Microsoft Indonesia dan dilanjutkan dengan live demo oleh Takeshi Numoto, Corporate Vice President, Server & Tools Marketing Microsoft Corporation. Beranjak siang, acara diteruskan dengan diskusi panel antara pihak Microsoft dengan beberapa customer terkemuka.

Setelah makan siang, acara dibagi ke dalam 2 track. Track pertama berisi materi yang lebih bernuansa teknis, lebih terarah kepada seorang CIO dan Administrator dan mengupas habis mengenai virtualisasi serta cloud ready-nya Microsoft. Sedangkan track kedua lebih mengarah kepada sisi manajemen dan end user, serta beberapa fitur unggulan dari Windows 8.

Di setiap akhir track diadakan undian door prize dengan mengambil kartu yang sudah dikumpulkan sebelumnya. Doorprize yang diperebutkan antara lain: backpack, sling bag, jaket, Nokia Lumia 900, Nokia Lumia 800, external harddisk, dan printer laser jet. Sayang, sampai 6 track dilalui tak satupun suvenir yang saya dapatkan. Jadi saya berjuang dari booth ke booth untuk mendapatkan suvenir, meskipun itu berarti saya harus “berkorban” banyak kartu nama. :mrgreen: Selain doorprize di atas, ternyata dengan mengirimkan tweet yang menyertakan hashtag #WS2012JKT juga berkesempatan mendapatkan suvenir cantik dari Microsoft. Untuk yang ini saya dan teman-teman termasuk beruntung karena mendapatkan suvenir.

Hasil Buruan

Continue reading