Jangan Renggut Damai Itu Dari Kami!!!

Beberapa hari terakhir ini banyak sekali kejadian yang menggemparkan di sekitar kita. Baik itu yang terjadi di luar negeri maupun di dalam negeri. Di luar negeri, telah terjadi revolusi besar-besaran yang terjadi di Tunisia dan Mesir. Kejadian ini mengingatkan saya pada kondisi Indonesia pada tahun 1998, yaitu suatu kondisi masyarakat yang telah lelah terhadap suaatu rezim tertentu. Di dalam negeri, kita digemparkan oleh adanya berita mengenai penyerangan massa terhadap jemaah Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang, Banten, serta kerusuhan yang terjadi di Temanggung yang disulut oleh insiden penodaan agama.

Saya sering bertanya dalam hati, mengapa ketika kejadian tersebut berlangsung, yang saya lihat bukanlah bangsa Indonesia. Yang saya lihat adalah bangsa bar-bar yang tidak punya tata krama dan sopan santun, sungguh sangat brutal. Seolah masing-masing orang memiliki hak untuk menghakimi orang lain, dan seolah menjadi Tuhan bagi yang lainnya, hanya dia yang berhak menentukan apakah orang lain layak hidup atau tidak.😦

Terlepas apakah insiden itu ada yang mendalangi atau tidak, yang saya pertanyakan di sini adalah, kemanakah hati nurani kita? Apakah kita telah bercermin? Sudah begitu sempurnakah iman kita, sehingga kita dapat men-cap orang lain kafir dan sebagainya? Begitu sucikah hati kita, ketika kita menilai orang lain lebih rendah dari diri kita? Bukankah di saat demikian itu kesombongan telah menelusup ke dalam hati kita? Ketika kita telah menganggap diri kita lebih dari orang lain? Bahkan Rasulullah SAW pun sebagai insan pilihan senantiasa rendah hati dan penuh asih. Namun, mengapa kita yang katanya sebagai pengikutnya justru berbuat yang sebaliknya?

Memang kebathilan harus ditumpas, penghinaan terhadap keyakinan kita tidak boleh dibiarkan, tetapi apakah lantas kita berhak untuk merendahkan dan menghina keyakinan orang lain? Jika demikian adanya, maka sama saja kita membenarkan bahwa Islam memiliki citra yang buruk, bengis, dan kejam. Lalu, di mana Islam yang senantiasa melindungi dan mengayomi, Rahmatan lil Alamien?

Wahai saudaraku, kita ini hidup di negara yang bernama Indonesia, yang mau tak mau di dalamnya terdapat beraneka suku bangsa, ras dan adat istiadat. Masing-masing memiliki kekhasan dan keunikan tersendiri. Perbedaan itulah yang memperkaya khazanah budaya bangsa. Janganlah kita yang masih berada dalam satu atap, satu keluarga, Bangsa Indonesia ini terpecah-belah dalam kelompok-kelompok kecil yang saling berseteru di dalamnya. Marilah kita bahu membahu satu sama lain mewujudkan kerukunan dan membangun bangsa ini menjadi lebih baik lagi. Kita memiliki musuh bersama yakni Korupsi!!! Mari kita tumpas itu bersama-sama supaya tidak terus menerus menggerogoti bangsa ini. Selain itu, di luar sana ada musuh yang senantiasa mengancam negara kita tercinta ini. Ia tidak menyukai seandainya negara kita ini hidup dalam kedamaian, karena jika kita bersatu, maka kita akan memiliki kekuatan yang luar biasa, dan itulah yang tidak mereka inginkan.

Bagi pemerintah, selesaikanlah kasus ini secara terbuka dan dengan seadil-adilnya. Jika memang keberadaan Jemaah Ahmadiyah ini memang tidak bisa dihilangkan, maka berilah mereka wadah tersendiri dan pisahkanlah dari Islam itu sendiri agar kejadian semacam ini tidak menjadi berlarut-larut.

Saudaraku, marilah mencoba untuk menerima perbedaan karena meskipun kita sama-sama manusia namun sejatinya tidak pernah sama. Saya, Anda, dan mereka tidaklah sama, kita semua berbeda. Biarlah beda itu ada, namun jangan jadikan itu sebagai sebuah malapetaka. Bercerminlah ke dalam sebelum melihat orang lain. Masing-masing kita ini tidaklah sempurna, masih terlalu banyak cela yang melekat pada diri kita. Tunjukkan bahwa Islam datang dengan damai dan memberikan kebaikan bagi sekitarnya. Sesungguhnya bangsa (yang sedang sakit) ini membutuhkan pertolongan dan karya kita, jangan sampai kita hancur karena kecerobohan kita sendiri. Kita ini satu keuarga besar, Keluarga NKRI. Damai itu indah!😉

Damai itu indah

2 thoughts on “Jangan Renggut Damai Itu Dari Kami!!!

  1. andaikan setiap orang Indonesia ini paling gak punya sedikit pemikiran diatas mas….pasti damai dan sejahtera bangsa kita ini ^^ Setelah baca aku jadi inget sering ngomongin kejelekan orang (padahal aku sendiri blom tentu gak jelek :P).
    Sedih sie kalo liat pertikaian, apalagi masalah agama. Padahal kan kita bangsa beragama, dan gak ada satupun agama yang mengajarkan kekerasan kepada pengikutnya. Tapi kadang aku sendiri juga ngerasa “Kenapa sie mereka(Ahmadiyah-red) mesti nebeng nama agama Islam. Padahal udah jelas-jelas beda. Yah, semoga Pemerintah yang terkait masalah ini bisa menyelesaikan dengan bijak biar Bangsa ini kembali damai ^^

  2. setjuuuu mas, damai lebih dr sekedar indah, damai itu segalanya, dengan damai kita bisa melakukan apapun yg kita mau, bisa sekolah, kuliah, kerja, ke mall, ke mana aja nyamaan…

    mustinya kita bersyukur bahwa negara kita lebih damai dr negara lain, bandingkan dengan negara di timur tengah sana, ato afrika, bahkan amerika tengah-selatan, kita masih beruntung..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s