Arti Logo Pada Kemasan Plastik (1)

Sampah Plastik

Sampah Plastik

Plastik telah mengubah wajah dunia, mengapa? Karena hampir di mana pun di seluruh belahan bumi ini menggunakan plastik. Plastik memang banyak memiliki keunggulan, di antaranya: ringan, mudah dibentuk atau dicetak ke dalam bentuk apapun, serta tidak berkarat. Tapi tenyata dibalik semua itu, plastik juga mengandung bahaya bagi kesehatan manusia dan lingkungan. Sifatnya yang sulit terurai menjadi penyebab utama. Untuk menguraikan plastik sampai benar-benar hancur diperlukan waktu berabad-abad, jadi bagaimana dengan gunungan plastik yang ada di TPA? Wallahu’alam, saya juga ikut ngeri membayangkan sampai kapan itu akan benar-benar hancur.

Jika kita memang masih menyayangi bumi kita ini, langkah konkret yang bisa dilakukan adalah mengurangi pemakaian plastik, dan mencoba mencari serta memakai bahan lain yang lebih ramah lingkungan. Dan agar dalam memakai plastik tidak membahayakan kesehatan kita, maka perlu diperhatikan tanda-tanda yang dicantumkan oleh produsen plastik agar kita tahu bagaimana cara memperlakukan kemasan plastik tersebut.

Tanda-tanda yang biasanya berada di bawah atau di balik tutup kemasan, dibuat bukan tanpa alasan. Dengan memperhatikan tanda-tanda tersebut, diharapkan konsumen tahu mengenai bahan serta apa yang harus dilakukan setelah kemasan tersebut tidak terpakai. Namun sepertinya masih belum banyak dari kita, khususnya yang berada di Indonesia, mengenai hal tersebut. Nah, berikut akan saya share apa-apa saja lambang/logo pada kemasan plastik beserta maksudnya.

PETE

PETE

Pertama, PET atau Polyethylene Terephthalate. Biasanya, pada bagian bawah kemasan botol plastik, tertera logo daur ulang dengan angka 1 di tengahnya dan tulisan PETE atau PET di bawah segitiga. Simbol itu biasa dipakai untuk botol plastik yang jernih/transparan/tembus pandang seperti botol air mineral, botol jus, dan hampir semua botol minuman lainnya. Mayoritas bahan plastik PET di dunia untuk serat sintetis (sekitar 60 persen), dalam pertekstilan PET biasa disebut dengan polyester (bahan dasar botol kemasan 30 persen). Botol Jenis PET/PETE ini direkomendasikan “hanya untuk sekali pakai”. Alasannya, bila terlalu sering dipakai, apalagi digunakan untuk menyimpan air hangat apalagi panas, akan mengakibatkan lapisan polimer pada botol tersebut akan meleleh dan mengeluarkan zat karsinogenik yang dapat menyebabkan kanker.

HDPE

HDPE

Kedua, HDPE atau High Density Polyethylene. Umumnya, pada bagian bawah kemasan botol plastik, tertera logo daur ulang dengan angka 2 di tengahnya, serta tulisan HDPE (high density polyethylene) di bawah segitiga. HDPE biasa dipakai untuk botol susu yang berwarna putih susu, tupperware, galon air minum, kursi lipat, dan lain-lain. HDPE merupakan salah satu bahan plastik yang aman untuk digunakan karena kemampuan untuk mencegah reaksi kimia antara kemasan plastik berbahan HDPE dengan makanan/minuman yang dikemasnya. HDPE memiliki sifat bahan yang lebih kuat, keras, buram dan lebih tahan terhadap suhu tinggi. Sama seperti PET, HDPE juga direkomendasikan hanya untuk sekali pemakaian, karena pelepasan senyawa antimoni trioksida terus meningkat seiring waktu.

V

V

Ketiga, V atau Polyvinyl Chloride. Tertera logo daur ulang (terkadang berwarna merah) dengan angka 3 di tengahnya, serta tulisan V yang berarti PVC (polyvinyl chloride), yaitu jenis plastik yang paling sulit didaur ulang. Plastik itu bisa ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap) dan botol-botol. PVC mengandung DEHA yang dapat bereaksi dengan makanan yang dikemas dengan plastik berbahan PVC, saat bersentuhan langsung dengan makanan tersebut. Karena DEHA bisa lumer pada suhu 150 derajat celsius. Reaksi yang terjadi antara PVC dengan makanan yang dikemas dengan plastik ini berpotensi berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan. Sebaiknya kita mencari alternatif pembungkus makanan lain yang tidak mengandung bahan pelembut seperti plastik yang terbuat dari polietilena, seperti daun pisang yang lebih alami.

LDPE

LDPE

Keempat, LDPE atau Low Density Polyethylene. Tertera logo daur ulang dengan angka 4 di tengahnya, serta tulisan LDPE, yaitu plastik tipe cokelat (thermoplastic/dibuat dari minyak bumi. Biasanya LDPE dipergunakan untuk tempat makanan, plastik kemasan, dan botol-botol yang lembek. Sifat mekanis jenis plastik LDPE adalah kuat, agak tembus cahaya, fleksibel dan permukaan agak berlemak. Pada suhu di bawah 60 derajat celsius sangat resisten terhadap senyawa kimia, daya proteksi terhadap uap air tergolong baik, akan tetapi kurang baik bagi gas-gas yang lain seperti oksigen. Plastik ini dapat didaur ulang, baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibilitas tetapi kuat, dan memiliki resistensi yang baik terhadap reaksi kimia. Barang berbahan LDPE ini sulit dihancurkan, tetapi tetap baik untuk tempat makanan karena sulit bereaksi secara kimiawi dengan makanan yang dikemas dengan bahan ini.

Bersambung

One thought on “Arti Logo Pada Kemasan Plastik (1)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s