Warna Warni Hidup Kita

Tentu kita pernah melihat pelangi, bukan ? Biasanya muncul setelah hari hujan dan kemudian matahari bersinar menghangatkan bumi. Betapa indah warna warni yang tercipta. Sungguh suatu pepaduan yang harmonis. Dapatkah kita bayangkan jika pelangi hanya memiliki satu warna ? Mungkin tidak akan terasa begitu istmewa bukan ? Karena memang disitulah letak keindahan pelangi, yaitu adanya kombinasi warna-warna yang saling berpadu sehingga terbentuk keindahan.

Lukisan, itu juga terdiri dari perpaduan warna-warna yang indah yang diramu oleh sang pelukis. Komposisi warna yang beraneka ragam tersebut tidak jarang dapat menghasilkan mahakarya yang sangat tinggi nilainya. Yah, memang ada lukisan yang hanya memakai dua warna, hitam dan putih. Tapi itu toh juga tetap warna, bukan ?

Demikian pula dalam hidup kita, begitu banyak “warna” di dalamnya. Kadang hidup kita berwarna kuning, mungkin karena kita sedang berbahagia. Mungkin juga hidup kita berwarna biru atau pink, karena kita sedang jatuh cinta. Bisa juga hidup kita berwarna merah, karena kita sedang memiliki semangat yang menyala-nyala. Tapi terkadang pula ada kalanya warna hitam mewarnai hidup kita, mungkin di saat kita sedang terpuruk atau tersakiti.

Jika kita melihat ke belakang sejenak, maka akan tampak oleh kita betapa berwarna-warninya hidup kita. Akan tampak indah, walaupun mungkin dulu ketika mengalaminya agak menyebalkan. Tapi ketika semua warna-warni tersebut kita lihat sebagai satu kesatuan, maka akan tampak sebuah mahakarya dari Sang Pencipta yang luar biasa indahnya, yaitu diri kita. Kenapa ? karena kita tidak mungkin seperti sekarang jika tidak melalui proses “pewarnaan” terlebih dahulu.

Waktu kita masih bayi, kita disuapi, diajari berjalan, berbicara, dan setelah agak besar, kita mulai disekolahkan, kuliah, memasuki dunia kerja, dst. Di dalam tiap tahap-tahap tersebut tentulah kita bertemu dengan banyak orang. Nah merekalah sebenarnya yang memberi warna dalam hidup kita. Mungkin ada yang memberi warna pink, karena kita jatuh hati padanya. Atau warna merah, karena komentarnya yang pedas membangkitkan semangat kita, atau bahkan warna hitam, karena mereka tega menyakiti kita. Tapi itulah proses. Jadi siapapun dia atau mereka, bagaimanapun juga pernah singgah dalam kehidupan kita dan memberi warna dalam kehidupan kita, apapun itu. Yang pasti mereka tidak akan sia-sia karena telah singgah dalam kehidupan kita.

Yang terpenting dari semua itu adalah ingat, bahwa kita ini makhluk, sebuah mahakarya dari Sang Pencipta, jadi jangan pernah mengeluh atas keburukan yang menimpa, ataupun jangan cepat puas diri atas kebaikan yang diterima, karena semua itu hanyalah sebuah torehan warna, yang akan membuat hidup kita menjadi lebih indah, kontras,dan bermakna, sehingga tidak akan terasa monoton.

3 thoughts on “Warna Warni Hidup Kita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s