Inheritance Pada OOP

OOP adalah singkatan dari Object Oriented Programming. Biasanya pemrograman berorientasi object ini lebih sering menggunakan Java sebagai bahasa pemrogramannya. Pemrograman dengan Java sedikit berbeda dengan bahasa pemrograman yang lain. Dalam Java, seorang programmer diajak untuk berpikir dari hal yang khusus terlebih dahulu baru kemudian diambil generalisasinya. Hal khusus di sini tidak lain adalah object itu sendiri.

Java merupakan bahasa pemrograman tingkat tinggi yang relatif cukup mudah untuk dipelajari dan dipahami. Selain itu, Java juga disebut dengan Multiplatform, artinya program Java dapat dijalankan hampir di semua Operating system, selama memiliki Java interpreter atau Java Virtual Machine. Karena itu Java Language memiliki jargon Write once run everywhere.

Di dalam Java, pemrograman dilakukan dengan membagi object ke dalam beberapa object ke dalam segmen-segmen tertentu yang kemudian disebut sebagai Class. Hubungan antara beberapa Class di dalam pemrograman Java dapat bervariasi, bisa bersifat parental, atau pun setara.

Untuk membuat program atau aplikasi Java kita dapat menggunakan compiler yaitu Netbeans. Dengan compiler ini kita dapat langsung mengeksekusi script yang telah kita buat, serta dapat mendeteksi seandainya terjadi kesalahan.

Sebelum melangkah lebih jauh, berikut akan dijelaskan ilustrasi mengenai Object dan Class. Lihat gambar di bawah ini :

Dari gambar, dapat kita sebutkan beberapa ciri-ciri dari orang tersebut misal namanya Mr Han, antara lain ; Memakai jas, dasi, berkacamata, membawa jam saku, dan memakai sepatu. Hal-hal yang disebutkan tadi disebut sebagai attribute atau di dalam Java dikenal sebagai variabel.

Lalu, orang tersebut bisa melakukan apa saja? Misalnya berjalan ke depan, menengok ke kanan, menengok ke kiri, cara berbicara, dsb. Itu merupakan behaviour atau nanti di dalam Java dikenal sebagai method. Dari kedua hal tersebut, yaitu attribute dan method maka dapat di tarik secara general bahwa gambar di atas merupakan gambar seorang manajer atau bos, nah inilah yang kemudian disebut sebagai Class.

Setelah memahami tentang prinsip object dan class beserta attribute dan behaviournya berikut akan dicontohkan sebuah program Java yang sederhana, yaitu menampilkan script atau tulisan selamat datang.

public class HelloWorld{

public static void main(String[] args){

System.out.println(“Selamat Datang, Script dieksekusi”);

}

}

Jika dieksekusi maka dilayar akan muncul tulisan

Selamat Datang, Script dieksekusi

Untuk mengetahui perbedaan antara Class dan object, serta attribute dan method, berikut sebuah contoh program sederhana :

Pertama, kita membuat class terlebih dahulu.

Public class Komputer {

String processor;

int monitor;

int hardDisk;

int memory;

}

Kemudian kita membuat object.

public class KomputerBeraksi{

public static void main(String[] args){

// Membuat object

Komputer dell = new Komputer();

/* memanggil atribut dan memberi nilai */

dell.processor = “Intel Core 2 Duo”;

dell.monitor = 17;

dell.hardDisk = 320;

dell.memory = 2

/* menampilkan hasil */

System.out.println(“Processor: ” + dell.processor);

System.out.println(“Monitor: ” + dell.monitor + “Inch”);

System.out.println(“Hard Disk: ” + dell.hardDisk + “GB” );

System.out.println(“Memory: ” + dell.memory + “GB”);

}

}

Jika dieksekusi maka akan muncul :

Processor : Intel Core 2 Duo

Monitor : 17 Inch

Hard Disk : 320 GB

Memory : 2 GB

Setelah kita melihat contoh-contoh program di atas, ada beberapa karakteristik OOP dalam hal ini Java Language yang perlu kita ketahui, antara lain yaitu :

  1. Inheritance
  2. Abstraction dan modularity
  3. Encapsulation
  4. Polymorphism

Dalam kesempatan ini, akan dijelaskan mengenai karakteristik Inheritance. Inheritance adalah kemampuan sebuah Class untuk mewariskan attribute dan method kepada class lain atau sub class di bawahnya. Misal, pada contoh diatas kita memakai class Komputer, jika kita akan membuat class baru yang bernama laptop atau PDA maka akan ada beberapa / semua atrribute pada komputer yang akan menempel pada laptop dan PDA disamping attribute yang memang dimiliki oleh class baru tersebut.

Untuk lebih jelasnya, dapat kita lihat dalam contoh kasus berikut. Kita telah mempunyai Class Komputer, yang mempunyai attribute antara lain : processor, monitor, hard disk, dan memory. Kemudian kita akan membuat spesifikasi untuk Laptop. Seperti diketahui, seluruh komponen / attribute pada Laptop adalah sama dengan komputer, hanya saja pada Laptop menggunakan Battery,. Battery inilah yang akan menjadi attribute sebenarnya dari Laptop, sedangkan yang lain akan mengambil dari attribute class Komputer.

Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

1. Membuat Class Komputer terlebih dahulu.

package Teknologi;

/**

*

* @author BINTANG

*/

public class Komputer {

String processor;

int monitor;

int hardDisk;

int memory;

void processor(){

System.out.println(“Processor: ” + processor);

}

void monitor(){

System.out.println(“Monitor: ” + monitor + “Inch”);

}

void hardDisk(){

System.out.println(“Hard Disk: ” + hardDisk + “GB” );

}

void memory(){

System.out.println(“Memory: ” + memory + “GB”);

}

}

2. Membuat Class Laptop untuk menambahkan fitur terbarunya, yaitu Battery yang terdiri jenis dan durasinya.

package Teknologi;

/**

*

* @author BINTANG

*/

public class Laptop extends Komputer{

String typeBattery;

int durasiBattery;

void typeBattery() {

System.out.println(“Type Battery : ” + typeBattery);

}

void durasiBattery(){

System.out.println(“Durasi Batery : ” + durasiBattery + “jam”);

}

}

3. Dan yang terakhir adalah membuat Object Laptop yang akan kita tentukan spesifikasinya.

package Teknologi;

/**

* @author BINTANG

*/

public class LaptopSpec {

String typeBattery;

int durasiBattery;

public static void main(String[]args){

Laptop accer = new Laptop();

accer.processor =”Intel Dual core”;

accer.processor();

accer.monitor = 15;

accer.monitor();

accer.hardDisk = 250;

accer.hardDisk();

accer.memory = 3;

accer.memory();

accer.typeBattery =”Litium”;

accer.typeBattery();

accer.durasiBattery = 2;

accer.durasiBattery();

}

}

Jika dieksekusi maka akan muncul tampilan :

run:

Processor: Intel Dual core

Monitor: 15Inch

Hard Disk: 250GB

Memory: 3GB

Type Battery : Litium

Durasi Batery : 2jam

BUILD SUCCESSFUL (total time: 2 seconds)

Dari contoh di atas, dapat dilihat bahwa sebenarnya Class Laptop tidak memiliki attribute processor, hard disk, monitor, dan memory, tetapi mengambil dari attribute milik class Komputer. Adapun perintah yang digunakan untuk mengambil attribute atau method dari kelas lain adalah Extends. Perintah ini dipakai saat kita membuat class Laptop untuk mengambil attribute dari class Komputer yang dapat dilihat pada langkah nomor 2.

Demikian penjelasan singkat mengenai sifat Inheritance pada pemrograman Java. Adapun untuk karakteristik yang lain akan dijelaskan pada artikel yang berbeda. Semoga apa yang disampaikan ini dapat bermanfaat.

3 thoughts on “Inheritance Pada OOP

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s